Langsung ke konten utama

july, 17th 2012

2011, june, 26th - 28th..


my real camp, so far from the town center, liked a mom, cooked with the girls, had breakfast with the boys and the girls, walked to the coast, sang a song together, shared everything, be a ranger council, be a part of 50 councils, be a leader and be a servient at once.


2012, july 17th..

dan hari ini, semoga teman-teman akan selalu mengingatnya. mengingat setiap tetes peluh dan keringat yang kita lakukan, mengingat setiap cerita indah, mengingat teguran-teguran keras, mengingat janji menjadi lebih baik, mengingat ikrar dalam diri, mengingat setiap tetes air mata kita hari ini, mengingat pelukan-pelukan hangat yang meneduhkan, mengingat setiap segmen yang terabadikan, mengingat tertawa bersama, mengingat kemauan keras yang menjadi penggerak.


dan aku, akan selalu mengingatnya. terima kasih, akan kupastikan, aku selalu merindukan kalian :)



#iqbalprimabimoaditcandradianolawulanichakikisacanasukronryanrezagunawanfithrothulelabelafebrimariyanifirmafadlialidananahlunverawafadinayannaepabowoalanabrarditowidyaimdesyfitrohpipitwidyaariedetajukiarifdidinnovityafitriyanhikmahayu :



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mereka toh Tidak Mungkin Menjaring Malaikat - Danarto

#Mereka toh Tidak Mungkin Menjaring Malaikat adalah salah satu cerpen dalam kumpulan cerpen Adam Ma'rifat karya Danarto yang terbit tahun 1982. Mereka toh Tidak Mungkin Menjaring Malaikat - Danarto

menunggu

itulah seni menunggu. aku tak pernah tau apakah dia takkan pernah datang, atau hanya terlambat. yang aku takut, justru tepat saat aku lelah dan menyerah, tak lagi ingin menunggu, dan mulai berjalan pergi, saat itu dia datang di belakangku, tanpa mengenali punggungku. dan ia akan menunggu, sedang aku tiada pernah melangkah kembali.

catatan terakhir untukmu, tulip kuning :)

mawar putih untukku masih tak kuketahui kapan datangnya. sedang tulip kuningku yang terakhir, sudah kusematkan bersama kerelaan melepasmu. mengikhlaskanmu. atas semua yang berlalu. menghapus siluetmu. atas harapan yang menjelang. mengukir senyumku. atas manisnya semua ini, hari ini.