Langsung ke konten utama

tiga katak dalam tempurung

"kita terkurung di sini. itu benar.
aku meninggalkan apa yang sudah kupunyai,
dia melupakan keinginannya,
dan kau mengabaikan mimpimu.
semua itu benar."

"tidak, sesungguhnya itu tidak benar.
dalam hatimu, kau tidak pernah meninggalkan apa yang sudah kau punyai.
dia hanya berpura-pura melupakan keinginannya.
dan aku, aku pun tak sungguh-sungguh mengabaikan mimpiku.
kita hanya tidak ingin kejadian ini berulang.
maka, semoga kita sungguhlah menutup skenario ini.
sungguh, itulah yang benar."


tiga katak?
ya, dua beradu debat. mengutuk sekaligus mensyukuri takdir.
satu tertidur. bermimpi terbang ke pulau seberang.




katak yang tertidur itu,
dia hanya lupa,
keluar dari tempurung pun, mereka tak mampu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mereka toh Tidak Mungkin Menjaring Malaikat - Danarto

#Mereka toh Tidak Mungkin Menjaring Malaikat adalah salah satu cerpen dalam kumpulan cerpen Adam Ma'rifat karya Danarto yang terbit tahun 1982. Mereka toh Tidak Mungkin Menjaring Malaikat - Danarto

menunggu

itulah seni menunggu. aku tak pernah tau apakah dia takkan pernah datang, atau hanya terlambat. yang aku takut, justru tepat saat aku lelah dan menyerah, tak lagi ingin menunggu, dan mulai berjalan pergi, saat itu dia datang di belakangku, tanpa mengenali punggungku. dan ia akan menunggu, sedang aku tiada pernah melangkah kembali.

catatan terakhir untukmu, tulip kuning :)

mawar putih untukku masih tak kuketahui kapan datangnya. sedang tulip kuningku yang terakhir, sudah kusematkan bersama kerelaan melepasmu. mengikhlaskanmu. atas semua yang berlalu. menghapus siluetmu. atas harapan yang menjelang. mengukir senyumku. atas manisnya semua ini, hari ini.