selalu ada alasan untuk pergi,
seperti setiap alasan untuk tetap tinggal.
selalu ada alasan untuk kembali,
sebagaimana alasan untuk selamanya menghilang.
dan selalu ada alasan,
saat memutuskan untuk mengingat setiap potongan kisah,
atau justru melupakan segalanya.
kembali, setelah istirahat panjang 165 hari ini.
kembali, dengan alasanku untuk tetap tinggal, bukan melangkah pergi.
kembali dan menunggu, bukan selamanya menghilang dalam sunyi.
dan bersamaku,
selalu ada alasan untuk kembali,
namun akan melupakan segalanya tanpa kecuali.
kembali, dengan diriku yang baru, tanpa "mu" dan "kita"...
seperti setiap alasan untuk tetap tinggal.
selalu ada alasan untuk kembali,
sebagaimana alasan untuk selamanya menghilang.
dan selalu ada alasan,
saat memutuskan untuk mengingat setiap potongan kisah,
atau justru melupakan segalanya.
kembali, setelah istirahat panjang 165 hari ini.
kembali, dengan alasanku untuk tetap tinggal, bukan melangkah pergi.
kembali dan menunggu, bukan selamanya menghilang dalam sunyi.
dan bersamaku,
selalu ada alasan untuk kembali,
namun akan melupakan segalanya tanpa kecuali.
kembali, dengan diriku yang baru, tanpa "mu" dan "kita"...

Komentar
Posting Komentar