.......
Bahwa pada akhirnya, sifat cinta hanyalah memberi tanpa berharap diberi.
Hingga tak sadar, sifat itu akan membiaskan dirinya sendiri, menghilang tanpa seorang pun mengerti.
Namun, selayaknya energi, ia bahkan setengah mati menjadikan dirinya sendiri tiada, hanya akan kekal abadi.
Ia hanya berubah rupa, mewujud menjadi berbeda.
Namun sungguh ia tetap di sana, dalam marah dan gelisah, dalam tangis dan tawa, dalam lara dan bahagia, dalam kokohnya lingkah laku serta heningnya doa.
.......
Bahwa pada akhirnya, sifat cinta hanyalah memberi tanpa berharap diberi.
Hingga tak sadar, sifat itu akan membiaskan dirinya sendiri, menghilang tanpa seorang pun mengerti.
Namun, selayaknya energi, ia bahkan setengah mati menjadikan dirinya sendiri tiada, hanya akan kekal abadi.
Ia hanya berubah rupa, mewujud menjadi berbeda.
Namun sungguh ia tetap di sana, dalam marah dan gelisah, dalam tangis dan tawa, dalam lara dan bahagia, dalam kokohnya lingkah laku serta heningnya doa.
.......
Komentar
Posting Komentar