Langsung ke konten utama

Pilihan

Di satu kelas yang kuikuti, ada satu pertanyaan yang diajukan pemateri kepada seluruh peserta. Dalam satu menit, seorang peserta memilih A kemudian berbondong-bondong peserta lainnya memilih hal yang sama. Dalam hati, aku juga mengiyakan jawaban tersebut meskipun tidak menuliskannya.

Sampai kemudian, ada yang memilih B. Seketika tidak ada yang menuliskan jawaban lagi. Mungkin kami sedang terkaget karena ada yang berbeda. Di saat yang sama, mungkin sebagian dari kami juga mulai ragu terhadap jawaban yang sudah dituliskan sebelumnya.

Bahkan dengan proses pembelajaran dan standar yang sama, setiap orang bisa memiliki pandangannya masing-masing terkait suatu permasalahan. Bukan berarti berbeda pasti salah. Bukan berarti pula yang sama pasti baik atau benar. Terkadang, punya seseorang yang berbeda akan membuatmu lebih bijak dalam menghadapi kemungkinan gesekan yang terjadi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mereka toh Tidak Mungkin Menjaring Malaikat - Danarto

#Mereka toh Tidak Mungkin Menjaring Malaikat adalah salah satu cerpen dalam kumpulan cerpen Adam Ma'rifat karya Danarto yang terbit tahun 1982. Mereka toh Tidak Mungkin Menjaring Malaikat - Danarto

menunggu

itulah seni menunggu. aku tak pernah tau apakah dia takkan pernah datang, atau hanya terlambat. yang aku takut, justru tepat saat aku lelah dan menyerah, tak lagi ingin menunggu, dan mulai berjalan pergi, saat itu dia datang di belakangku, tanpa mengenali punggungku. dan ia akan menunggu, sedang aku tiada pernah melangkah kembali.

catatan terakhir untukmu, tulip kuning :)

mawar putih untukku masih tak kuketahui kapan datangnya. sedang tulip kuningku yang terakhir, sudah kusematkan bersama kerelaan melepasmu. mengikhlaskanmu. atas semua yang berlalu. menghapus siluetmu. atas harapan yang menjelang. mengukir senyumku. atas manisnya semua ini, hari ini.